Nama : Ainur Rosidah
Nim
: 933600117
Nama Dosen : Dr. Limas Dodi, M.Hum.
Berhubungan dengan buku Islamic Studies yang
sudah saya baca dan saya pahami,
Ada
pun identitas buku sebagai berikut:
Judul Buku : Islamic Studies
Penulis : Dr. Limas Dodi, M.Hum.
Penerbit : Pustaka Ilmu
Cetakan : pertama
Jumlah halaman : 301 halaman
Harga : Rp 50.000,-
Tahun terbit : Oktober 2015
A. Alasan Memilih Buku
1. Bahasa pengarang
Bahasa pengarang dalam buku ini menggunakan bahasa yang komunikatif sehingga
mudah dipahami oleh pembaca atau dengan kata lain pesan yang disampaikan
oleh pengarang dapat dipahami langsung oleh pembaca.
2.Keunggulan
Keuggulan dari buku ini adalah mampu memberikan informasi tentang
metodologi pembelajaran IS,Prisnsip-prinsip yang terdapat dalam metodologi
pembelajaran IS, Implementasi pembelajaran IS pada kegiatan pembelajaran di
kelas, Secara terinci, jelas dan mudah untuk dipahami.
3. Kelemahan
Kelemahan dalam buku ini adalah membahas hanya menitik beratkan metode
mengajar IS saja.
B. Karakteristik Ajaran Islam
1.
Pengertian
Karakteristik Ajaran Islam
Istilah “karakteristik
ajaran islam” terdiri dari dua kata : karakteristik dan ajaran islam. Kata
karakteristik diartikan sebagai sesuatu yang mempunyai karakter atau sifatnya
khas. Dan kata Islam menurut bahasa arab, yaitu dari kata salima yang
mengandung arti selamat, sentosa, dan damai. Salima diubah menjadi bentuk
aslama yang berarti berserah diri masuk kedalam kedamaian. Ensiklopedi islam
Indonesia menjelaskan bahwa islam adalah agama tauhid yang ditegakkan oleh nabi
Muhammad SAW, selama 23 tahun, di Mekkah dan Madinah yang inti sari islam
berserah diri atau taat sepenuh hati pada kehendak Allah SWT, demi tercapainya
kepribadian yang bersih, hubungan yang harmonis, dan damaisesama manusia serta,
sejahterah dunia dan akhirat.
Ajaran Islam mengandung berbagi arti pula,
yaitu sebagai berikut :
1. Menyerahkan dan menurut
Orang yang memeluk islam adalah orang
yang menyerahkan diri kepada Allah SWT, danmenurut segala yang telah
ditentukan-Nya.
2. Sejahterah, tidak cacat, tidak tercelah,
selamat, teteram dan bahagia.
Ini berarti setiap muslim adalah orang
sejahtera, tentram, selamat, dan bahagia, baik di dunia maupun di akhirat
dengan tuntunan ajaran Rabbul’ Alamin.. Ajaran yang bersumber dari Allah SWT,
bukan dari manusia sedangkan nabi Muhammad SAW , tidak membuat agama ini tetapi
beliau hanya menyampaiakannya, Allah berfirman dalam surat An-Najm 3-4
Artinya: “Dan tiadalah yang
diucapkannya itu menurut kemauan hawa nafsunyaitu tiada lain hanyalah wahyu yang
diwahyukan.
Mengaku
,mereyahkan dan menyelamatkan ini berarti bahwa orang yang memeluk islam itu
dalah orang yang mengaku dengan sadar adanya Allah SWT, kemudian ia menyerahkan
diri pada kekuasaan-Nya dengan menurut segalah titah dan firman-Nya sehingga ia
selamat di dunia dan akhirat. Damai dan sejahtera bahwa islam dalah agama yang
membawah kepada kedamaiandan perdamaian, orang yang memeluk islam adalah orang
yang menganut ajaran perdamaian dalam segalah tingkah laku dan perbuatan. Islam
mengajarkan persamaan, persaudaraan sesame muslim islam anti terhadap yang
bersifat perbedaan daerah dan tingkat social, Allah SWT berfirman:
اِنَّ
اَكْرَ مَا كُمْ عِنْدَ الّلهِ اَتْقَا كُمْ
Artinya;
“Sesungguhnya orang-orang yang paling mulia pada sisi Allah diantara kamu
adalah yang paling taqwa diantaramu.”
Dari
penjelasan diatas diambil kesimpulan bahwa karakteristik ajaran islam adalah
suatu karakter yang harus dimiliki oleh setiap umat muslim dengan berpedoman
kepada Al-qur’an dan aS-sunnah dalam berbagai ilmu dan
kebudayaan,pendidikan,social, ekonomi, kesehatan, politik, pekerjaan, dalam
berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang memiliki ciri-ciri khas
tersebut.
2.
Pembahasan
Karakteristik
Konsepsi
islam dalam berbagai bidang yang menjadi karakteristiknya itu dapat dikemukakan
sebagai beritu ini:
a. Dalam bidang akidah
Karakteristik
aqidah dalam islam meliputi keyakian dalam hati tentang Allah SWT
sebagai tuhan yang wajib disembah ucapan dengan lisan dalam bentuk dua kalimat
syahadat dan perbuatan dengan amal soleh, dan selanjutnya harus berpengaruh
kedalam segalah aktivitas yang dilakukan manusia sehingga berbagai aktivitas
tersebut bernilai ibadah. Aqidah islam bukan sekedar keyakinan dalam hati,
melainkan pada tahap yang selanjutnya harus menjadi acuan dan dasar dalam
bertingkah laku serta berbuat yang pada akhiratnya menimbulkan amal saleh.
b. Dalam
bidang agama
Menurut Nurcholis Madjid, bahwa dalam bidang agama
islam mengakui adanya pluralism. Pluralism adalah sebuah aturan Tuhan (sunnah
Allah ) yang tidak akan berubah, sehingga juga tidak mungkin dilawan dan
diingkari. Karakteristik ajaran islam
dalam bidang agama juga mengakui adanya
pluralism sebagai suatu kenyataan, juga megakui adanya universalisme,
yakni mengajarkan kepercayaan kepada
Tuhan dan hari akhir. Dengan demikian , karakteristik ajaran islam dalam visi
keagamaannya bersifat toleran, pemaaf, tidak memaksakan, dan saling menghargai
karena dalam pluralism agama tersebut terdapat unsur kesamaan yaitu pengabdian
pada Tuhan.
c.
Dalam
bidang ibadah
Secara harfiah ibadah berarti bakti manusia
kepada Allah SWT, karena didorong dan bangkitkan oleh aqidah tauhid. Majelis
Tarjih Muhammadiyah dengan agak lengkap mendefinisikan ibadah sebagai upaya
mendekatkan diri kepada Allah dengan menaati segalah perintah-Nya, menjauhi segala larangan-Nya
dan mengamalkan segala yang diizinkan-Nya. Ketentuan ibadah demikian itu
termasuk salah satu bidang ajaran islam dimana akal manusia tidak perlu campur
tangan, melaikan hak dan otoritas Tuhan sepenuhnya. Kedudukan manusia dalam hal
ini mematuhi, mentaai, melaksanakan dan menjelaskannya dengan penuh ketundukan
pada Tuhan, sebagai bukti pengabdian .
d.
Dalam bidang pendidikan
Islam memandang bahwa pendidikan adalah hak bagi setiap orang,
laki-laki atau perempuan dan berlangsung
sepanjang hayat. Dalam bidang pendidikan islam memiliki rumusan yang jelas
dalam bidang tujuan, kurikulum, guru, metode, sarana dan lain sebagainya.didalam
Al-qur’an dapat dijumpai berbagai metode pendidikan, seperti metode ceramah,
Tanya jawab, diskusi, demonstrasi, penugasan, teladan, pembiasaan, karya
wisata, hukuman, nasihat dan lain sebagainya.
e.
Dalam bidang social
Karakteristik ajaran
islam dibidang social ini, islam menjunjung tinggi tolong menolong, saling
menasehati, tentang hak dan kesabaran, kesetiakawanan,egaliter (kesaman
derajat) tenggang rasa dan kebersamaan. Islam bukan ditentukan oleh nenek
moyangnya kebangsaannya, warna kulit, bahasa, jenis kelamin, dan lain
sebagainya yang berbau rasialis.
f.
Dalam
bidang ekonomi
Karakteristik ajaran islam
yang selanjutnya dapat dipahami dari konsepsinya dalam bidang kehidupan yang harus dilakukan. Urusan
didunia dikejar dalam rangka mengejar kehidupan akhirat, kehidupan akhirat
dapat dicapai dengan dunia.
g.
Dalam
bidang kesehatan
Ajaran islam memegang prinsip pencegahan lebih baik
dari pada penyembuhan. Yang dalam bahasa Arab prinsip ini berbunyi, al-wiqayah
khairmin al-laj.islam menekankan segi kebersihan lahir dan batin. Bertaubat
yang dikemukakan diatas akan menghasilkan kesehatan mental, dan kebersihan
lahiriah akan menghasilkan kesehatan fisik. “Dan bersihkanlah pakaianmu dan
tinggalkanlah segalah macam kotoran.
h.
Dalam bidang
politik
Dalam al-qur’an surat An-Nisa ayat 156 terdapat perintah
mentaati ulil amri yang terjemahannya termasuk penguasa di bidang politik,
pemerintah dan Negara. Oleh karena itu setiap bangsa boleh menentukan betuk
pemerintahannya masing-masing. Namun bentuk pemerintahan tersebut digunakan
sebagai alat untkmenegakkan keadilan,
kemakmuran, kesejahteraan, dan ketentraman masyrakat.
i.
Dalam bidang
pekerjaan
Karakteristik islam selanjutnya
dapat dilihat dari ajarannya mengenai kerja. Islam memandang bahwa kerja
sebagai ibadah kepada Allah SWT. Atas dasar ini maka kerja yang dikehendaki
islam adalah kerja yang bermutu terarah kepada pengabdian kepada Allah SWT.
Menerangkan bahwa siap yang paling baik amalanya, bukan yang paling banyak
amalanya, untuk menghasilkan prduk pekerjaan yang bermutu, haruslah
professional, yaitu kerja yang didukung pengetahuan, keahlian, pengalaman dan
seterusnya. Suatu pekerjaan yan diserahkan bukan pada ahlinya maka tunggulah
kehancuran.
Dari pembahasan materi ini dapat
disimpulkan bahwa ajaran Islam memiliki ciri-ciri yang secara keseluruhan amal
ideal. Islam agama yang mengajarkan perdamaian, toleransi, terbuka,
kebersamaan, egaliter, kerja sama yang bermutu, demokratis, adil, seimbang antara
urusan dunia dan akhirat, berharta. Demikian pentingnya ilmu ini hingga Islam
memandang bahwa orang menuntut ilmu sama nilainya dengan jihad dijalan Allah.
Islam menempuh jalan demikian, karena dengan ilmu pengetahuan tersebut
seseorang dapat meningkatkan kualitas dirinya untuk meraih berbagai kesempatan
dan peluang. Hal demikian dilakukan Islam, karena informasi sejarah mengatakan
bahwa pada saat kedatangan Islam di tanah arab, masalah ilmu pengetahuan adalah
milik kaum elit tertentu yang tidak boleh dibocorkan kepada masyarakat umum.
Hal demikian sengaja dilakukan agar masyarakat tersebut bodoh yang selanjutnya
mudah dijajah, diperbudak dan disimpangkan keyakinannya serta diadu domba.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar